Langsung ke konten utama

Postingan

Plot Hero's Journey dalam Pembukaan Film Spirited Away

Plot Hero's Journey dalam Pembukaan Film Spirited Away Oleh : Ani S. Han Abstrak : Suatu cerita yang menarik pasti memiliki pembukaan yang bagus. Dan setiap pembukaan bagus ini memiliki pola tertentu. Termasuk film Spirited Away, yang menurut saya pembukaannya bagus. Maka dari itu dalam tulisan ini saya akan menganalisa bagaimana Film Spirited Away melakukan pembukaan. Saya akan analisa dengan menggunakan pengamatan, kemudian akan saya bandingkan dengan teknik pembuatan plot cerita yakni Hero's Journey milik Joseph Chambell. Spirited Away Spirited Away adalah film anime Jepang dengan durasi 2 jam 4 menit. Film ini memiliki judul asli yaitu Sen to Chihiro no Kamikakushi. Bercerita tentang seorang anak perempuan yang masuk ke tempat tak dikenal bersama orang tuanya, tapi setelah malam menjelang orang tuanya berubah menjadi babi, dan dia tidak bisa keluar dari tempat yang ternyata dunia arwah. Dengan tema yang bernuansa horror-thriller ini memberikan kesan yang menegangk...
Postingan terbaru

Teori Modernisasi, Benarkah akan Mengantar Indonesia pada Kemajuan?

Teori Modernisasi, Benarkah akan Mengantar Indonesia pada Kemajuan? Teori pembangunan, adalah teori untuk memajukan negara-negara ketiga. Salah satunya teorinya adalah teori modernisasi. Teori ini memandang pembangunan tidak hanya soal ekonomi saja--seperti pendapatan negara--melainkan melibatkan aspek politik, sosial, dan budaya. Teori ini memandang pembangunan sebagai gerakan linier bertahap. Setiap negara akan mengalami suatu tahap hingga mencapai puncak kemajuan bangsa, dan jika sudah di atas tidak bisa turun ke bawah. Proses ini bisa jadi sangat lama, lewat jalan evolusi. Apakah benar seperti itu? Dalam Teori Pembangunan Dunia Ketiga (Arief Budiman) menyatakan teori modernisasi ini cenderung hendak menggiring negara dunia ketiga masuk dalam kubu kapitalis. Karena indikator kesuksesan pembangunan modernisasi ini adalah negara adidaya seperti Amerika Serikat dan Eropa. Samuel Huntington mengatasnamakan pembangunan demokrasi sebagai alat untuk mengajak negara ketiga untuk mem...

Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Lewat Cerita

Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Lewat Cerita Haruskah kita menguasai suatu ilmu untuk menjadikannya cerita? Cerita yang bagus adalah cerita yang mendekati kenyataan. Semakin nyata cerita itu akan semakin baik. Tapi saya tidak hendak mengharuskan untuk membuat cerita berdasarkan kisah nyata. Bahkan kisah fantasi sekalipun dalam perebutan tahta akan menjadi luar biasa jika menggunakan ilmu politik sungguhan. Cerita bisa menjadi salah satu metode yang baik untuk mengenalkan dan mengajarkan suatu disiplin ilmu. Contohnya seperti Dunia Sophie yang mengisi ceritanya dengan ilmu filsafat. Penulis sangat menyarankan untuk memasukkan suatu ilmu ke dalam cerita, agar cerita ini tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tapi juga mengajarkan kehidupan. Masalahnya adalah, ketika hendak memasukkan suatu ilmu ke dalam cerita, kita harus memikirkan dua hal yakni variabel ilmu pengtahuan dan variabel cerita itu sendiri. Bagaimana kalai kita ingin memasukkan ilmu pengetahuan ke dalam cerita, tapi kita ma...

Tidak Perlu Merasa Siap untuk Memulai

Tak Perlu Merasa Siap Untuk Memulai Langkah pertama adalah bagian tersulit dalam melakukan suatu hal. Tidak sedikit yang menyerah bahkan sebelum memulai. Langkah pertama menjadi sulit karena ini adalah saat di mana kita keluar dari zona nyaman. Ketika kita keluar dari zona nyaman, pikiran kita secara otomatis membayangkan hambatan yang akan dihadapi, kurangnya kemampuan kita, kurangnya motivasi kita, ketakutan akan kegagalan, dan segala jenis alasan yang membuat kita merasa tidak siap. Hasilnya kita menunda melakukan sesuatu. Hal ini membuat kegiatan tersebut tidak selesai tepat waktu, tidak maksimal, atau bahkan tidak dilakukan sama sekali. Apa jadinya bila hal ini terjadi saat kita berkarya? Karya yang kita berikan bisa jadi tidak maksimal, atau malah kita tidak berkarya sama sekali. Padahal karya kita adalah kontribusi untuk agama dan kemajuan bangsa. Bayangkan apabila Nabi Muhammad tidak dakwah secara terang-terangan karena merasa tidak siap menghadapi kaum Quraisy, mungkin kit...

Non-produktif : Hambatan Totalitas

Non-Produktif : Hambatan Totalitas Totalitas adalah keutuhan; keseluruhan (KBBI). Pekerjaan yang kita lakukan akan berhasil dengan maksimal jika kita totalitas dalam melakukannya. Totalitas dalam bekerja berarti mengerahkan seutuhnya kemampuan kita, energi kita, waktu kita, fokus kita, perasaan kita, pada pekerjaan. Hanya saja, melakukannya tentu tidak mudah. Pengalihan perhatian adalah salah satu hambatan dalam bekerja totalitas. Kenapa? Karena dengan sesuatu lain yang mengalihkan perhatian kita, otomatis apa yang kita berikan pada pekerjaan akan terbagi. Jika terbagi, maka bukan lagi totalitas. Pengalihan perhatian ini dapat berupa banyak hal; hawa nafsu, dorongan untuk berhenti, mencari kesenangan sejenak, teman, orang tua, film, game, komik, sosmed, dll. Terbukti orang yang tidak totalitas dalam bekerja tidak akan mencapai hasil maksimal. Contohnya ketika kita belajar pelajaran sekolah sambil menonton TV dengan acara TV yang kita suka. Perhatian kita akan terbagi, dan mungkin aka...

Bagaimana Menyalurkan Bantuan ke Anak Yatim Dhuafa dengan Tepat?

Bagaimana Menyalurkan Bantuan ke Anak Yatim Dhuafa dengan Tepat? Di agama islam ada istilah zakat, fitrah, infaq, sadaqah, semua diperuntukkan untuk perjuangan di jalan Allah. Selalu ada alasan kenapa Allah memberikan setiap perintahnya, termasuk sasaran dari sedekah yang kita berikan. Ada 7 golongan yang layak menerima zakat, tertera dalam Al-Quran. Kita telah mengenal dekat anak yatim dan kaum dhuafa atau fakir miskin sebagai penerima bantuan. Tentu saja diberikannya kepada 7 golongan itu ada alasannya. Yakni untuk perjuangan islam. Yang mana yang paling berpengaruh pada berkembangnya agama islam sebagai agama rahmatan lil alamin, itulah yang didahulukan untuk menerima zakat. Sebagai agama rahmatan lil alamin, bermanfaat bagi seluruh alam, tentu akan perduli dengan orang yang terlahir dengan keadaan kurang berkecukupan. Kita yang memiliki lebih wajib untuk membantu mereka. Kenapa? Karena jika tidak, anak-anak kecil tidak bisa tumbuh dengan baik, orang tua melupakan ibadah, dan ...